4 Sebab Kenapa Kita Tak boleh Lupakan ‘1st Love Kita’

Orang yang pernah merasakan cinta dengan seseorang dalam arti umum, pasti pernah mengalami cinta pertama. Cinta dengan orang pertama dalam hidupnya. Entah itu cinta monyet atau cinta lain sama saja. Namanya tetap cinta pertama.

Bicara soal cinta pertama, banyak orang berharap cinta pertama bisa menjadi cinta terakhir juga. Cinta terakhir yang didalamnya terdapat satu pernikahan. Tapi hal itu sulit sehingga artikel madjongke.com ini bisa ada. Artikel tentang alasan kita sulit untuk melupakan cinta pertama.

Kenangan baik atau buruk, bisa lebih membekas daripada cinta yang lain. Bahkan setelah kita bersama orang lain hal itu tetap terjadi. Dan untuk itu, berikut alasannya.

1. Pengalaman pertama
Kisah cinta dengan cinta pertama bisa begitu membekas dan lebih sulit hilang dari ingatan, bisa karena kisah cinta itu adalah yang pertama bagi kita. Sebelumnya hati kita tetap dengan kekosongan dalam masalah ini. Dari awal kisah cinta itu terjadi, dia yang membuat kita merasakan cinta. Kebahagiaan yang dirasakan berbeda dari kebahagiaan lain dan itu yang pertama kita alami dan rasakan dengan dirinya. Getaran cinta terhadap dirinya akan membuat dia selalu ada dalam ingatan.

2. Getaran cinta lebih kuat
Getaran cinta lebih kuat karena pada umumnya orang selalu mengingat hal hebat dalam hidupnya. Sesuatu yang menyenangkan/membahagiakan ditambah terjadi pertama dalam kehidupan, membuat orang tidak bisa melupakan hal itu. Kita, bisa mengingat hal itu dengan baik karena didukung oleh perasaan cinta kita terhadap orang lain yang mengiringi perjalanan hidup. Hal ini hampir mirip dengan kejadian masa kecil yang terus terjadi dikehidupan kita sampai dewasa. Kita akan terus ingat meskipun hal itu terjadi dengan keadaan yang berbeda.

3. Kelebihan dari cinta pertama
Pertama kali kita menemukan kelebihan dari orang lain, dan kita menyukai hal itu. Menyukai kelebihan yang ada pada cinta pertama dan itu memperbesar cinta kita terhadapnya. Lama semakin lama kita menjadi terbiasa dengan kelebihan itu. Dan seperti kita ketahui semua, kelebihan setiap orang tidak selalu sama. Saat kita menjalani hubungan cinta dengan orang kedua, kita harus menyesuaikan diri dengan orang tersebut. Pada saat itu, kita tidak menemukan kelebihan yang ada pada cinta pertama.

4. Dia guru kita
Secara tidak langsung, cinta pertama kita adalah guru yang mengajarkan hal tentang cinta. Seperti yang pertama, sebelumnya kita ibarat kertas putih dalam urusan cinta. Dengan menjalin cinta bersama dirinya secara tidak langsung dia yang mengajarkan pada kita apa itu cinta, bagaimana rasanya, suka dan duka seperti apa, atau hal apapun sesuai keadaan dan gaya pacaran kita dengan cinta pertama. Begitu juga sebaliknya jika kita adalah cinta pertamanya juga. Baca juga Kenangan Indah Cinta Pertama.

 

By : Amanda Aulia

Advertisements

Komen

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s